Program studi S1 Fisika FMIPA UI didirikan lebih dari 50 tahun silam melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 108.094 tanggal 21 Desember 1960. Sejak saat itu, Program Studi S1 Fisika tetap bertekad untuk memberikan layanan pendidikan serta melakukan penelitian berkualitas tinggi dalam bidang fisika dan terapannya melalui lima bidang peminatan, yang saat ini bernama:

  1. Fisika Nuklir dan Partikel Teoretis
  2. Fisika Material
  3. Fisika Materi Terkondensasi
  4. Sistem dan Instrumentasi Fisika
  5. Geofisika, dan
  6. Fisika Medis


Kini, di usianya yang baru saja melewati setengah abad program ini masih tetap aktip dalam ikut serta membangun negara Republik Indonesia melalui pengembangan sumber daya manusia hingga tingkat sarjana. Keenam peminatan tersebut di atas meskipun memiliki objektif spesifik yang berbeda, tetap memiliki standar dasar kurikulum yang sama yaitu tetap mengacu kepada kurikulum nasional bagi sarjana Fisika yang telah ditetapkan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi pada tahun 1995. Oleh karena itu, kualifikasi lulusan sarjana dari Departemen Fisika tidak dibedakan dalam konsentrasinya kecuali pendalaman bidang tertentu sesuai dengan peminatan, semuanya tetap menyandang gelar yang sama yaitu Sarjana Fisika.

Sejalan dengan dinamika yang berkembang dalam dunia kerja pada era 1980-an dimana kompetisi pada wilayah swasta mulai intensif maka Departemen Fisika menyadari akan pentingnya orientasi pendidikan yang up to date dengan prinsip tidak mengorbankan kompetensi tetapi tidak mengabaikan tuntutan dunia kerja. Departemen Fisika harus tetap mampu memenuhi kedua tuntutan tersebut yaitu di satu sisi para lulusan tetap dipersiapkan untuk mengisi sektor pemerintah seperti pada institusi riset, badan-badan pemerintahan (BMG, BATAN, LAPAN dll) juga pada sektor swasta seperti perusahaan minyak, telekomunikasi, industri elektronik dll. Oleh karena itu peminatan yang dikembangkan pada dasarnya sebagai konsekuensi dari dinamika yang berkembang di luar Universitas. Kelima bidang peminatan tersebut masing-masing telah memiliki tujuan spesifik dapat disebutkan sbb :

Fisika Nuklir dan Partikel Teoretis : Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan analisis serta kompeten dalam bidang Teori Fisika Nuklir dan Fisika Partikel serta mampu menganalisis dan memprediksi peristiwa alam di bidang tersebut.

Fisika Materi Terkondensasi : Menghasilkan sarjana fisika yang kompeten dalam pemodelan dan perhitungan teoretik dan/atau sintesis, karakterisasi, dan analisis sifat-sifat listrik, magnetik, dan optik sistem kristal, amorf, atau cair.

Fisika Material : Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam Identifikasi, Modifikasi, dan Rekayasa Material dengan pengalaman praktis yang handal dan pemahaman konsep dasar sains yang kuat.
 
Sistem dan Instrumentasi Fisika : Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam menganalisis, menduplikasi, memodifikasi, mengembangkan, merancang, melakukan inovasi dan membuat prototype  alat-alat Instrumentasi elektronika saintifik dan industri.

Geofisika : Menghasilkan lulusan yang kompeten dalam Eksplorasi Geofisika (Akuisisi Data, Processing, Analisis dan Interpetasi Data) yang bertumpu pada penguatan aspek Konsep Dasar Geosains, Komputasi Numerik dan Aplikasi langsung di lapangan dalam Eksplorasi Migas, Geothermal, Batubara dan Mineral. Lulusan Peminatan ini memiliki kompetensi di bidang : Geologi, Komputasi Numerik (Matlab, Fortran, dsb), Metoda Geoelektrik dan Elektromagnetik, Metoda Gravitasi, Metoda Geomagnetik, Metoda Seismik, Instrumentasi Geofisika, Eksplorasi Perminyakan, Eksplorasi Geothermal dan Geofisika Pertambangan.

Fisika Medis : Menghasilkan lulusan profesional dan kompeten dalam optimasi aplikasi fisika di bidang kesehatan antara lain berkaitan dengan radiasi nuklir, sinar X, ultrasonik, resonansi magnetik dan laser terutama untuk pencitraan diagnostik dan terapi onkologi.


 

Informasi yang terkait dengan Program S1 Fisika:

  1. Staf Pengajar Fisika
  2. Kurikulum Program Studi S1 Fisika
  3. SK Rektor UI nomor 2198/SK/R/UI/2013 tentang Penyelenggaraan Program Sarjana di Universitas Indonesia

 

Wednesday the 16th. .